Pelabuhan Malakoni, Enggano
Kali ini aku mau kasih catatan kecil tentang Pelabuhan Malakoni. Seperti yang aku sudah pernah ceritakan sebelumnya, transportasi laut menuju Enggano ini ada dua. Satu kapal ferry Pulau Tello dan satu kapal perintis Sabuk Nusantara 52. Kapal ferry Pulau Tello merapat di Enggano melalui Pelabuhan di Kahiyapu sementara kapal perintis merapat di Pelabuhan Malakoni.
Nah, saat kami berangkat (dan pulang) KKN tahun lalu, kami ikut kapal ferry Pulau Tello. Alasan dipilihnya kapal ferry ini yaitu bisa mengangkut truk yang kami sewa (bawaan kkn 6 sekre coy, haha) juga karena jadwalnya lebih banyak daripada kapal Perintis yang hanya seminggu sekali. Kalau tidak salah jadwal kapal perintis ini, berangkat Rabu dan sampai pada hari Kamis (perjalanan sekitar 10-12 jam), sedangkan kapal ferry bisa hari selasa atau jumat berangkatnya. tapi keberangkatannya tergantung cuaca banget karena kapalnya lebih kecil daripada kapal ferry.
![]() |
| Pagi di Pelabuhan Malakoni |
Kapal perintis ini dioperasikan oleh PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni). Kapal perintis yang berkapasitas 285 penumpang ini mampu mengangkut barang hingga 400 ton. Rutenya tidak hanya Bengkulu-Enggano tapi juga melewati rute kapal perintis yaitu Bengkulu-Enggano-Teluk Bayur Sumber - Sikakap.
Kapal perintis yang
dirakit di Madura ini berkapastias 285 penumpang dan mampu mengangkut
barang hingga 400 ton. Rute perjalannya tidak hanya Bengkulu-Enggano,
namun juga akan melewati rute kapal perintis yakni
Bengkulu-Enggano-Teluk Bayur Sumber-Sikakap dan diperkirakan akan tiba
di Enggano sekali seminggu.
Read More at: Peresmian Kapal Sabuk Nusantara 52 | Terkini! https://bengkuluekspress.com/peresmian-kapal-sabuk-nusantara-52/
Aku mencoba mencari tarif kapal perintis ini (dulu pernah tau tapi lupa XD) tapi belum ada website yang mencantumkannya secara jelas, bahkan dari website pelni. Yah mau bagaimana lagi, pas kami mau berangkat juga teman-teman mesti pergi ke Pulau Baai dulu dan bertanya sendiri ke Pelabuhan. Ketidakjelasan ini juga didorong faktor cuaca juga, kalau badai maka kapal batal berlayar. Aku dan teman-teman juga batal berangkat 2 kali karena faktor cuaca tahun lalu (untung pas pulang tidak badai hehe). Pun saat berangkat, kami merasakan banget goyangan kapal (*taaarik maaang XD) saat badai.Read More at: Peresmian Kapal Sabuk Nusantara 52 | Terkini! https://bengkuluekspress.com/peresmian-kapal-sabuk-nusantara-52/
Baca juga : Cerita KKN-ku (keberangkatan)
Pokoknya nanti kalau udah dapat infonya, akan kucantumkan disini ;D
![]() |
| Air lautnya jernih sekali.. |
![]() |
| Pose dulu :P |
![]() |
| Jalan kaki ke Malakoni |
Sekalian jajan mi ayam dan main ke sekre kawan-kawan di Malakoni :D Di Enggano dimana lagi cari mi ayam kalau bukan ke Malakoni.
![]() |
| Makan mi ayam rame-rame di Desa Malakoni |






15 Comments
Nawra dan adik-adiknya kalo diajak ke sana pasti suak Fira, main air betah berlama-lama, sayang amsih terlalu jauh.
ReplyDeleteMemang seru main air mbak tapi kalau bawa anak kecil harus diperhatikan mba pas main.. soalnya daerahnya masih rawan dan kami sering ketemu ular juga
DeleteEmak cantik butuh waktu khusus ke sana, biar bisa menikmati dan eksplore wisatanya. Mantap sekali
ReplyDeleteAirnya masih alami belum butek kayak di Kota...
ReplyDeleteHaha bener banget bang.
DeleteAjakin aku dong sesekali ke Enggano, baca serinya di blog Fira jadi pengin berkunjung
ReplyDeletePernah dengar cerita suami yg juga dulu kesana krn diminta ngawas ujian, pantainya masih jernih dan cantik..
ReplyDeleteBener banget mba, masih banyak bintang laut.. rumput laut sama karang-karang yang cantik yang terdampar di pantai
DeleteIndah2 ini lokasi buat foto ya mbak di pulau enggano. Trmasuk yg pelabuhan ini .
ReplyDeleteLiatin foto-foto Fira buat mbk jadi mupeng ke Enggano. Kren banget pemandangannya, Seger
ReplyDeleteHehe iya mbaa, mesti liat sendiri keindahannya
DeleteBaca series Enggano di Jejaja ini jadi penasaran banget main ke Enggano deh. Tapi kata temen aku yg KKN di sana, nyari toilet agak susah. Iya gak sih Fir?
ReplyDeleteBener banget mba XD beruntung kalau sekre kami dapat yang bagus dan punya 2 toilet. Tapi ya kalau jalan-jalan ke desa lain atau ke pantai komang.. ehem.. wc-nya alam XD
Deleteaku belum pernah kesanaa, kayaknya seru tu kak
ReplyDeleteCerita KKNnya Fira seru ya. Perasaan yang mba kemarin tu flat aja karena dapet lokasi KKN deket rumah. hoho. Cuma agak repot pas harus bagi waktu antara KKN & kerja :))
ReplyDelete